Optimalisasi Pemasaran Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Kerajinan Bambu dan Rotan Berbasis Ekonomi Kreatif di Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.33005/potensi.v2i2.69Keywords:
Digital Marketing, Community Empowerment, Bamboo and Rattan Crafts, Creative EconomyAbstract
This community service initiative aims to optimize digital marketing for community empowerment through the development of bamboo and rattan crafts based on the creative economy in Purwantoro District. The main challenges faced include low digital literacy, limited market access, and the continued reliance on conventional marketing methods. The implementation method employs a Participatory Action Research (PAR) approach through the stages of problem identification, training, mentoring, and evaluation. The program includes training in digital marketing, creative content creation, social media management, and the utilization of online marketplaces. The results of the activities showed an improvement in the community’s digital capabilities, an expansion of marketing reach, and increased interaction with consumers. Additionally, there were changes in branding and product innovation that better align with market needs. Thus, the optimization of digital marketing has proven effective in enhancing the competitiveness and economic self-reliance of the community based on local potential.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran digital dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kerajinan bambu dan rotan berbasis ekonomi kreatif di Kecamatan Purwantoro. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital, keterbatasan akses pasar, serta masih digunakannya metode pemasaran konvensional. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi pelatihan pemasaran digital, pembuatan konten kreatif, pengelolaan media sosial, dan pemanfaatan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan digital masyarakat, perluasan jangkauan pemasaran, serta peningkatan interaksi dengan konsumen. Selain itu, terjadi perubahan pada aspek branding dan inovasi produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar. Dengan demikian, optimalisasi pemasaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yulinda Darwiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




