Strategi Pengelolaan Keuangan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Gereja Batak Karo Protestan Bandung
DOI:
https://doi.org/10.33005/potensi.v2i3.75Keywords:
MSMEs, financial literacy, financial management, community service, financial strategyAbstract
The lack of financial literacy is one of the main challenges in managing micro, small, and medium enterprises (MSMEs), especially in religious-based communities. The study analyze the effectiveness of financial management strategy training conducted in community service activities at the Gereja Batak Karo Protestan Bandung on April 18, 2026. This collaboration activity is provided by lecturers and students of Master in Management Program, Universitas Kristen Maranatha. Qualitative descriptive approach is used with observation techniques, participatory discussions, and evaluation of participant understanding. The training materials include the separation of business and household finances, budgeting, the envelope method, and sustainable financial planning. The result shows an increase in participants' understanding of financial management and a change in mindset towards more disciplined financial behavior. This activity contributes to enhance community-based MSMEs capacity and strengthen religious institution role in economic empowerment.
Keterbatasan literasi keuangan menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada komunitas berbasis keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan strategi pengelolaan keuangan yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Gereja Batak Karo Protestan Bandung pada tanggal 18 April 2026 dilaksanakan Kerjasama dengan tim Dosen dan Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, diskusi partisipatif, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi pelatihan mencakup pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, penyusunan anggaran, metode amplop, serta perencanaan keuangan berkelanjutan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pengelolaan keuangan dan perubahan pola pikir menuju perilaku keuangan yang lebih disiplin. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas UMKM berbasis komunitas serta memperkuat peran institusi keagamaan dalam pemberdayaan ekonomi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maya Malinda, Surya Setyawan, Henky Lisan Suwarno, Yolla Margaretha, Boedi Hartadi Kuslina, Immanoel Donny Wijaya, Velika Dwilestari Ibrahim, Gina Christina Setyadi, Veline Velicia Manek, Ruth Neysa Tambunan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




