Pendampingan Pengenalan E-Commerce Sebagai Upaya Pengembangan UMKM Pada Sentra Wisata Kuliner Krembangan Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.33005/potensi.v2i3.108Keywords:
E-Commerce, MSMEs, assistance, digital marketing, SWK KrembanganAbstract
The development of information technology has encouraged a shift in product marketing patterns from conventional methods to the utilization of digital platforms. However, not all Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are able to utilize these technologies optimally. This condition was found among merchants at the Krembangan Culinary Tourism Center (SWK Krembangan) in Surabaya, who still rely on conventional marketing methods. This community service activity aimed to provide assistance regarding the utilization of e-commerce as an alternative marketing strategy for business development. The methods employed included observation and problem identification, assistance and socialization activities, discussions and question-and-answer sessions, as well as activity evaluation. The results showed that most merchants were familiar with digital platforms and e-commerce, but had not utilized them optimally in their business activities. Factors such as age, limited technological skills, and low digital literacy were identified as the main barriers to e-commerce adoption. The assistance program improved merchants' understanding of the benefits and opportunities offered by digital technology for marketing purposes. Therefore, continuous assistance is needed to enhance MSME readiness in utilizing digital technology to support business development.
Perkembangan teknologi informasi mendorong perubahan pola pemasaran produk dari metode konvensional menuju pemanfaatan platform digital. Namun, tidak semua pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Kondisi ini ditemukan pada pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Krembangan Kota Surabaya yang masih mengandalkan pemasaran secara konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan e-commerce sebagai alternatif pemasaran usaha. Metode yang digunakan meliputi observasi dan identifikasi masalah, pendampingan dan sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang telah mengenal platform digital dan e-commerce, namun belum memanfaatkannya secara optimal dalam kegiatan usaha. Faktor usia, keterbatasan kemampuan penggunaan teknologi, dan rendahnya literasi digital menjadi hambatan utama. Kegiatan pendampingan memberikan tambahan pemahaman kepada para pedagang mengenai manfaat dan peluang penggunaan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pengembangan usaha.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Luh Putu Restiana Wulandari I Nyoman Budi Wijana, Egan Evanzha Yudha Amriel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




